Harga Moge Kawasaki Naik Rp 10 Jutaan Lebih, Kenapa ?

OtoVaria.com – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) selaku agen tunggal pemegang merek memang sering mengimpor secara CBU moge-moge terbaru dari Luar Negeri dengan harga yang relatif tinggi. Dengan adanya kenaikan Pajak Penghasilan (PPh) yang semula hanya 2,5 persen dan naik hingga 7,5 persen otomatis akan sangat berpengaruh dengan harga Sepeda motor CBU. Ini akan snagat dirasakan oleh KMI.

Kebijakan ini dikeluarkan pemerintah Melalui Kementrian Keuangan dengan meluncurkan Peraturan Menteri Keunagan (PMK) Nomor 90 Tahun 2015, yang isinya merevisi PMK Nomor 253 Tahun 2008 mengenai wajib pajak bandan tertentu sebagai pajak penghasilan dari pembeli atas penjualan barang dengan status mewah.

Menurut kebijakan terbaru tersebut, Moge Kawasaki import CBU (Utuh) dengan mesin 250 cc akan dibandrol Rp 300 jutaaan lebih dan wajib dikena PPh lebih besar. PMK diundang-undang pada 30 April 2015 dan akan berlaku pada 30 hari setelah diterbitkan.

harga moge kawasaki akan naik hingga puluhan juta

harga moge kawasaki akan naik hingga puluhan juta

Dengan adanya peraturan baru, pihak KMI mengatakan akan mempertimbangkan kenaikan harga untuk semua kategori dan model.

  • Untuk 250 cc ketas aka dijual Rp 150 jutaan naik hingga Rp 6 – Rp 7 Jutaan.
  • Untuk Sepeda motor seharga Rp 200 juta, akan naik sekitar Rp 10 jutaan.
  • Dan harga selanjtnya tinggal mengalikan saja.

Dengan PMK terbaru tersebut, dipastikan akan mempengaruhi kondisi pasar moge diatas 250 cc dengan bandrol diatas Rp 200 jutaan, namun dampak tidak sebesar segemn Rp 150 juta kebawah. Karena konsumem moge dengan Rp 200 juta merupakan pembeli yang hidup cukup mapan dan sekedar hobi.

 

Berita otomotif:

moge kawasaki,harga kawasaki 300 juta ketas,kawasaki moge,moge harga 200 jutaan,motor moge kawasaki,
Harga Moge Kawasaki Naik Rp 10 Jutaan Lebih, Kenapa ? | octa vernanda | 4.5